Tampilkan postingan dengan label Manajemen Proyek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Proyek. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 April 2014

Perencanaan Komunikasi

           Secara sederhana dapat dikemukakan bahwa manajemen komunikasi adalah manajemen yang diterapkan dalam kegiatan komunikasi. Ini berarti manajemen akan berperan atau sebagai penggerak aktivitas komunikasi dalam usaha pencapaian tujuan komunikasi.

            Dalam rangka pencapaian tujuan tersebut, maka di sinilah asas-asas manajemen dan komunikasi dipadukan dan disesuaikan di atas landasan tujuan yang hendak dicapai. Dalam hal ini, maka para pelaku komunikasi setidaknya harus mengetahui seluk beluk ilmu manajemen dan ilmu komunikasi. Apabila ada keinginan bersama untuk menyukseskan penyelenggaraan komunikasi secara efektif.
            
           Semakin banyak perusahaan mengusahakan kerja sama dengan pihak lain untuk bersaing di dunia bisis saat ini. Kemitraan proyek menghadirkan respons yang proaktif terhadap banyaknya tantangan sehubungan dengan bekerja dengan orang-orang dari organisasi berbeda. Sebelum proyek dimulai, perlu ada investasi usaha dan waktu untuk membangun hubungan di antara stakeholder dan mengembangkan prosedur dan provisi yang disepakati untuk menghadapi berbagai masalah dan peluang-peluang sebelum mereka terjadi. Prosedur ini pada umumnya meliputi penilaian bersama tentang seberapa baik  susunan kemitraan bekerja, petunjuk peningkatan untuk memecahkan perselisihan dalam cara yang efektif dan tepat waktu, dan ketentuan untuk peningkatan proses dan berbagi resiko. 

Pemantauan dan Pengendalian Proyek

manajemen proyek
     Sebagai salah satu fungsi dan proses kegiatan dalam manajemen proyek yang sangat mempengaruhi hasil akhir proyek, pengendalian mempunyai tujuan utama meminimalisasi segala penyimpangan yang dapat terjadi selama proses berlangsungnya proyek.

Menurut R.T Mockler [1972], pengendalian didefinisikan sebagai:
          Usaha yang sistematis untuk menentukan standar yang sesuai dengan sasaran dan tujuan perencanaan, merancang sistem informasi, membandingkan pelaksanaan dengan standar, menganalisis kemungkinan penyimpangan, kemudian melakukan tindakan koreksi yang diperlukan agar sumber daya dapat digunakan secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai sasaran dan tujuan.

Tampilkan postingan dengan label Manajemen Proyek. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Proyek. Tampilkan semua postingan

Perencanaan Komunikasi

           Secara sederhana dapat dikemukakan bahwa manajemen komunikasi adalah manajemen yang diterapkan dalam kegiatan komunikasi. Ini berarti manajemen akan berperan atau sebagai penggerak aktivitas komunikasi dalam usaha pencapaian tujuan komunikasi.

            Dalam rangka pencapaian tujuan tersebut, maka di sinilah asas-asas manajemen dan komunikasi dipadukan dan disesuaikan di atas landasan tujuan yang hendak dicapai. Dalam hal ini, maka para pelaku komunikasi setidaknya harus mengetahui seluk beluk ilmu manajemen dan ilmu komunikasi. Apabila ada keinginan bersama untuk menyukseskan penyelenggaraan komunikasi secara efektif.
            
           Semakin banyak perusahaan mengusahakan kerja sama dengan pihak lain untuk bersaing di dunia bisis saat ini. Kemitraan proyek menghadirkan respons yang proaktif terhadap banyaknya tantangan sehubungan dengan bekerja dengan orang-orang dari organisasi berbeda. Sebelum proyek dimulai, perlu ada investasi usaha dan waktu untuk membangun hubungan di antara stakeholder dan mengembangkan prosedur dan provisi yang disepakati untuk menghadapi berbagai masalah dan peluang-peluang sebelum mereka terjadi. Prosedur ini pada umumnya meliputi penilaian bersama tentang seberapa baik  susunan kemitraan bekerja, petunjuk peningkatan untuk memecahkan perselisihan dalam cara yang efektif dan tepat waktu, dan ketentuan untuk peningkatan proses dan berbagi resiko. 

Pemantauan dan Pengendalian Proyek

manajemen proyek
     Sebagai salah satu fungsi dan proses kegiatan dalam manajemen proyek yang sangat mempengaruhi hasil akhir proyek, pengendalian mempunyai tujuan utama meminimalisasi segala penyimpangan yang dapat terjadi selama proses berlangsungnya proyek.

Menurut R.T Mockler [1972], pengendalian didefinisikan sebagai:
          Usaha yang sistematis untuk menentukan standar yang sesuai dengan sasaran dan tujuan perencanaan, merancang sistem informasi, membandingkan pelaksanaan dengan standar, menganalisis kemungkinan penyimpangan, kemudian melakukan tindakan koreksi yang diperlukan agar sumber daya dapat digunakan secara efektif dan efisien dalam rangka mencapai sasaran dan tujuan.